Adanya pengembangan sistem dari tingkat daerah, nasional dan pihak swasta memerlukan strategi untuk integrasi dan interoperabilitas. Dengan diintegrasikannya beberapa aplikasi dari berbagai tingkat daerah maka diharapkan meningkatkan pemanfaatan data/informasi serta kualitas dan mutu data. 

Ctscope yang sebelumnya bernama Dokpedia, merupakan salah satu startup manajemen rekam medis berbasis blockchain yang dirintis di Global Startup Campus, Pangyo, Korea pada 2018. Pada 2019, startup ini dilanjutkan di Indonesia dengan nama Cryptoscope dan diinkubasi oleh The GreaterHub, School of Business Management Institut Teknologi Bandung. Kemudian pada tahun 2020 Cryptoscope resmi diinkubasi oleh Telkomsel di bawah program Telkomsel Innovation Center (Tinc) dan melakukan perubahan citra menjadi ctscope. Saat ini ctscope telah mengembangkan cDoctor, yaitu aplikasi yang dikhususkan untuk dokter. Ctscope masih terus mengembangkan platform yang nantinya dapat digunakan baik oleh pasien (cPatient) dan fasilitas kesehatan (cFacility). 

Ctscope sedang mengupayakan untuk mengintegrasikan data dengan Maternal Perinatal Death Notification (MPDN). MPDN adalah aplikasi pelaporan kematian maternal dan perinatal yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). MPDN telah digunakan secara nasional oleh bidan dan dokter baik praktik mandiri maupun di fasilitas kesehatan swasta, primer maupun rujukan.

Categories: Artikel

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published.